SEDATI ACEH (SEHARI BERBUDAYA PASTI) ACEH DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH MENAMPILKAN TARI KREASI PESONA KUTARADJA

Karya ini Terinspirasi dari kisah Prang Sabi dan syair Do da Idi, karya ini mengangkat cerita seorang ibu yang sangat khawatir untuk anaknya jika mereka dewasa hidup di era modern, berharap agar anak menjadi tetap mempertahankan nilai-nilai syariat dan budaya Aceh

SEDATI ACEH (SEHARI BERBUDAYA PASTI) ACEH DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH MENAMPILKAN TARI KREASI PESONA KUTARADJA

Banda Aceh- SMP Negeri 2 Banda Aceh mengenalkan kembali budaya-budaya serta kearifan lokal di tanah Serambi Mekkah kepada peserta didik merupakan salah satu usaha untuk tetap melestarikan budaya Aceh. Mengingatkan kembali lagu daerah Aceh dan budaya Aceh yang dirangkum dalam Khasanah Aceh.

 (25/9/2025) kesempatan ini menampilkan tari kreasi Kutaradja dari kelas IX-6 yaitu Ibu Asnita, A.Md selaku wali kelasnya. Karya ini Terinspirasi dari kisah Prang Sabi dan syair Do da Idi, karya ini mengangkat cerita seorang ibu yang sangat khawatir untuk anaknya  jika mereka dewasa hidup di era modern, berharap agar anak menjadi tetap mempertahankan nilai-nilai syariat dan budaya Aceh.


 

Dilanjutkan dengan penampilan gerak dan lagu kota Banda Aceh yang menceritakan tentang kota banda aceh mencapai masa keemasan di bawah Sultan Iskandar Muda, menjadi pusat perdagangan internasional dan pendidikan. Setelah sempat diganti namanya menjadi Kuta Radja, namanya dikembalikan menjadi Banda Aceh setelah pengakuan pemerintah Indonesia pada 28 Desember 1962, inilah tari kreasi pesona Kuta Radja.

 Melalui kegiatan Seudati Aceh hari ini diharapkan dapat menjadikan budaya Aceh kembali dilestarikan, kembali dijaga, dan kembali dipraktikkan secara maksimal, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan budaya Aceh.

 Penulis : Eka Afriliani, S.TP

LINK TERKAIT